Suka Suka Allah bagi Rizki, Ko Lu Yang sewot
Suka Suka Allah bagi Rizki, Ko Lu Yang sewot
Inilah salah satu sikap yang menyebabkan kita tidak bisa menjadi orang yang berlimpah rizkinya. Karena dalam urusan kewenangan membagi rizki, kita ternyata orang yang paling suka memprotes kebijakan Allah SWT. Padahal urusan bag...
Hidup Itu Sederhana
Hidup Itu Sederhana
Hidup itu sederhana. Sesederhana air mengalir., yang mengikuti gaya gravitasi bumi, yang mengikuti suara dan alualam irama alam semesta. Air tidak pernah meminta persyaratan yang rumit untuk mengalir. Air hanya meminta satu syara...

Berdebar Menunggu Akhir Tahun

Bagi kalangan pebisnis, bak naik taksi, argo waktu seolah berjalan sangat cepat. Tahu-tahu sudah menjelang akhir tahun, padahal masih banyak pending-pending yang harus diselesaikan. Target masih jauh dari harapan. Bayangan gelap seolah semakin nyata di tahun depan.

Begitu juga dengan karyawan. Akhir tahun artinya ujung penilaian kinerja. Kinerja yang bagus merupakan salah satu parameter promosi karier. Asisten dinilai supervisornya. Supervisor dinilai managernya dan sang manager pun dinilai general managernya. Sampailah sang direksi juga dinilai oleh ownernya.

Semua berdebar. Yang targetnya tercapai harap-harap cemas karir dan pendapatannya akan naik. Yang tidak tercapai targetnya, tertunduk lesu membayangkan bakalan ketinggalan kereta prestasi di perusahaannya. Tanpa terasa, jadilah kebahagiaan itu menempel lekat pada yang namanya target.  Kalau sudah begitu, kebahagiaan itu hanya kita rasakan hanya menjelang akhir tahun saja. Sepanjang tahun waktu kita suntuk dengan acara mengejar target.  Dan jika jika target tercapaipun kita tidak bisa berlama-lama bergembiran karena tahun berikutnya sudah disiapkan target yang lebih besar lagi.

Lalu bagaimana dong bos ? Apa aku harus keluar kerja, agar tidak dikejar-kejar target ? Yang pertama kamu harus ikhlas dulu bekerja di perusahaan yang pake target. Jangan uring-uringan melulu.  Kalau ngedumel melulu ya cari saja bisnis yang tanpa target. Tapi jangan ngedumel lagi kalau pendapatnya lebih kecil. Maunya masuk bisnis yang kecil targetnya tapi besar pendapatannya ?

Yang berikutnya coba rubah mindsetmu soal target. Jangan  mengartikan target itu jalan satu-satunya bagi Allah untuk memberikan rizkiNYA kepadamu.  Allah tidak akan kehabisan ide untuk sekedar memberi rizki untuk menghidupimu. Milyaran mahluk hidup di alam raya ini, tak satu pun yang luput dari ilmunya dalam membagi rizki. Apalagi kalau cuma memberimu makan tiga kali sehari. Jangan takut terhadap target tapi takutlah cara kamu menggapai target itu tidak sesuai dengan keinginan Allah.  Kalau Allah sudah tidak ridlo, seheboh apapun upayamu menggapai taregt, hasilnya nol.

Minta yang banyak padaNYa dan pantaskan dirimu untuk mendapatkannya. Kecil bagi Allah untuk melipathandakan rizkimu. Ikhtiar dulu yang optimal agar dirimu pantas menerima hasil yang maksimal.  Kalau kamu masih letoy, Allah malu mau kasih rizki yang banyak.

Selamat merayakan tahun baru, dengan semangat baru dan mindset yang baru soal target.  Semoga akhir tahun depan, hatimu tidak berdebar-debar lagi.

About The Author

Nurfi Majidi

Leave a Reply