Suka Suka Allah bagi Rizki, Ko Lu Yang sewot
Suka Suka Allah bagi Rizki, Ko Lu Yang sewot
Inilah salah satu sikap yang menyebabkan kita tidak bisa menjadi orang yang berlimpah rizkinya. Karena dalam urusan kewenangan membagi rizki, kita ternyata orang yang paling suka memprotes kebijakan Allah SWT. Padahal urusan bag...
Hidup Itu Sederhana
Hidup Itu Sederhana
Hidup itu sederhana. Sesederhana air mengalir., yang mengikuti gaya gravitasi bumi, yang mengikuti suara dan alualam irama alam semesta. Air tidak pernah meminta persyaratan yang rumit untuk mengalir. Air hanya meminta satu syara...

Meluruskan Niat Dalam Bekerja

Berlari-lari ke sana ke mari sang Sufi dengan membawa obor dan seember air. Bertanyalah sahabatnya “ Wahai sang sufi kekasih Allah, ada apa yang membuatmu berlari-lari dengan membawa obor dan air ? “ Aku ingin memadamkan neraka, kalau niatku menyembah Allah hanya karena takut neraka. Dan aku akan membakar sorga kalau niatku mencintai Allah hanya karena menginginkan sorga”

Kawan, itulah Sang Sufi Rabiatul Adawiyah yang sangat mencintai Rabb-nya. Untuk memelihara kesucian cintanya, dia tidak ingin ada illah-illah lain selain Allah SWT. , Kawan mari kita hisab diri kita, ada berapa ratus illah yang harus kita munculkan agar kita termotivasi untuk beribadah, bekerja dan lain-lainnnya. Mari kita coba membuat statement seperti di bawah ini. Beranikah kita mengucapkan dan menyakininya dan menerima resikonya ?

Ya Tuhan

Kalau aku meyakini Jabatanku ini yang akan memuliakan aku, maka cabutlah jabatan ini

Kalau aku meyakini tinggi-rendahnyanya jabatanku ini  yang menentukan tinggi rendahnya rizkiku, maka turunkanlah level jabatanku

Kalau aku meyakini pencapaian target ini yang akan menentukan nasibku di masa datang, maka biarlah jeblok performanceku tahun ini. Kalau aku meyakini mobil dinasku ini yang memuliakan kedudukanku, maka enyahkanlah mobil dinasku

Ya Allah teguhkanlah niatku agar aku yakin bahwa untuk memberikan rizki padaku Engkau tidak memerlukan jabatanku, pencapaian targetku, atau apapun fasilitas yang aku terima.  Engkau melapangkan rizki makhlukMU  yang Engkau kehendaki, Engkau pula yang menyempitkan rizki makhlukMU yang Engkau kehendaki. Sangat naif kalau ENgaku yang Maha Kuasa dan Maha Kaya, Engkau membutuhkan jabatanku. Jabatan yang Engkau beruikan kepadaku hanyalah untuk kepantasan Engkau memberi rizki di mata manusia yang lain. Karena manusia pasti bingung kalau tiba-tiba aku mendapatkan rizki yang bangayk tanpa sebab. Banyak cara bisa Engkau lakukan kalau hanya untuk memberikan rizkiMU kepada makhlukMU.

Untuk memuliakan diriku Engkau tidak perlu tingginya jabatanku, mahalnya mobilku atau tingginya pencapaian targetku. Ya Allah ketika aku meyakini tingginya perncapaian targetku yang akan memuliakan diriku dan menambah rizkiku, maka hari-hariku akan dipenuhi dengan doa agar cabang lain mendapat musibah dan rendah pencapaian targetnya. Aku sirik dan dengan cabang yang tinggi performancenya.  Dan aku bergembira kala ada cabang yang rendah kuantitas dan kualitasnya.  Aku berdoa agar cabang lain bernasib buruk. Naudzubillahi min dzalik.

Kawan, cinta  kita kepada Allah sangat mungkin tidak tulus, karena begitu banyak illah yang mengerubungi nita dan keyakinan kita. Mari kita murnikan illah kita, hanya kepada Allah SWT, agar kita bisa menikmati indahnya beribadah pada saat bekerja. Semoga …

About The Author

Nurfi Majidi

Leave a Reply